BBW2017 & IKEA

Tahun ini adalah kali kedua untuk saya untuk datang ke acara Big Bad Wolf, yaitu acara penjualan buku secara besar-besaran. Acara BBW 2017 diselenggarakan di tempat yang sama seperti tahun lalu, ICE BSD.

Kali ini saya datang bersama putri bungsu dan sahabat saya dengan menggunakan kereta api dari Bogor menuju stasiun Rawa Buntu. Perjalanan cukup lancar dan setelah sampai di stasiun, kami melanjutkan dengan jasa transportasi online karena jarak yang cukup lumayan jauh.

Acara kali ini tidak terlalu spektakuler dibandingkan tahun lalu, karena sebagian lokasi penjualan diisi oleh beberapa kedai makanan yang mana tahun lalu tidak ada dalam lokasi penjualan buku. Tetapi tetap saja animo pengunjung tetap banyak dan buku-buku yang dijual cukup murah dibandingkan jika kita membeli buku tersebut di toko buku biasa.

Saya tidak membeli banyak buku. Selain disebabkan waktu membaca yang berkurang banyak dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, juga dikarenakan harga-harga buku yang lumayan ajaib untuk ukuran kantong saya pada saat itu ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜€

20170501_132940

Alhasil hanya membeli 5 buku cerita bersama-sama dengan si bungsu.

Setelah puas berkeliling, kami memutuskan melanjutkan perjalanan ke IKEA yang lokasinya tidak terlalu jauh dari BBW2017. Menggunakan moda transportasi online seperti sebelumnya dan bergabung dengan salah satu pengunjung yang kebetulan mempunyai tujuan yang sama dengan kami. Selama perjalanan, kami saling berbagi cerita mengenai pribadi masing-masing, kesukaan serta serba-serbi kehidupan ibu rumah tangga dengan segala dramanya. Hahahahaha ๐Ÿ˜‰

Kami berpisah di pintu masuk IKEA dan sebelum melanjutkan berkeliling didalam, kami memutuskan untuk mengisi perut yang sudah minta diisi makanan. Masing-masing memilih menu yang sesuai dengan selera dan saya mencoba menu favorit yang menjadi andalan di IKEA….. ๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹

20170501_161857

Setelah itu, kami mulai menjelajahย IKEA yang merupakan toko menjual segala barang-barang yang dibutuhkan rumah tangga, walaupun tidak semua orang mampu membelinya karena harganya yang lumayan menguras kantong.


20170502_193349

Saya hanya berkeliling untuk memuaskan mata dan hati pun senang.

This slideshow requires JavaScript.


Perjalanan yang menyenangkan tidak perlu mahal dan jauh…..

20170502_193818

Tunggu kunjungan saya di tahun depan yaa…..

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

1000 origami burung perdamaian

Bermula dari ajakan dari salah seorang teman di FB untuk ikut membuat origami burung bangau dalam acara 1000 origami burung perdamaian di Balai Kota Jakarta tanggl 27 Mei 2017, maka saya menyanggupi karena hanya perlu membuat 50 buah origami saja.

Pembuatan dilakukan pada sela-sela waktu kerja, setelah sampai di rumah dan sesekali sebelum tidur. Dan sempat juga saya bertemu dengan satu teman karib di pujasera Bogor untuk beorigami dan bergosip. Hahahaa ๐Ÿ˜‚

Saya hanya berhasil membuat 85 buah origami burung bangau dan menyisipkan 15 buah lipatan yang akan diselesaikan sebelum tanggal acara tersebut.

Beberapa hari sebelumnya, muncul grup di WA untuk mengakomodir semua ide para relawan dan panitia. Pencetus acara ini adalah seorang pencinta origami, Mba Zussana Marlyn yang merasa prihatin melihat perdamaian di Indonesia mulai terkikis perlahan-lahan dan memilih origami burung bangau berwarna putih yang melambangkan kesabaran, ketelitian dan ketulusan untuk perdamaian.ย  Ini juga sejalan dengan mitologi origami dari Jepang yaitu barang siapa membuat 1000 burung bangau maka keinginannya akan tercapai.

Pada hari Sabtu, 27 Mei 2017 saya datang ke Balai Kota Jakarta pukul 07.30 pagi bersamaan dengan teman-teman yang lain. Memulai acara dengan mengumpulkan paket origami burung origami yang dibawa oleh para relawan dari berbagai tempat. Ada yang langsung datang di tempat, dan ada juga yang mengirimkan dalam bentuk paket dari berbagai kota di Indonesia seperti Berau ( Kalimantan ), Solo, Yogyakarta, Medan, Jabodetabek.

Origami tersebut dironce menjadi satu agar mudah digantungkan pada tempat yang telah disiapkan sebelumnya. Satu ronce terdiri dari 30 atau 50 buah origami burung.

Origami tersebut kemudian dihitung agar bisa diketahui berapa jumlah yang telah diterima. Target utama hanya 1,000 buah akan tetapi pada hari itu jumlahnya melampui dari 17,000 buah origami burung. Ternyata banyak yang masih perduli dengan perdamaian di negara ini.

This slideshow requires JavaScript.

Pada hari itu, saya merasa tidak perlu melihat suku, bahasa atau agama untuk menjadi bagian dari perdamaian di negara ini. Semua bisa bergandengan tangan dan bahu membahu untuk hal baik.
img_2999
img_2925
img_2919
img_2938
Hati merasa bahagia telah berbuat hal yang mungkin kecil artinya. Semoga perdamaian selalu hadir di kehidupan kita bersama.
img_2913
Aamiin.

keREADta

“Ketika kereta menjadi tempat yang menyenangkan untuk membaca”

Dalam rangka menyambut hari buku sedunia yang jatuh pada tanggal 23 April 2017,ย  komunitasย Taman Baca Inovator menggagas acara keREADta. Acara ini merupakan ajakan untuk para pengguna jasa kereta api untuk membaca buku dalam perjalanan mereka dan dilanjutkan dengan acara di FIB UI.

Sebenarnya beberapa waktu belakangan ini, waktu membaca saya berkurang jauh dibandingkan pada saat saya masih berstatus pelajar. Salah satu sebab karena harga buku semakin lama semakin mahal dan juga waktu bekerja yang semakin menguras pikiran. Jika diminta untuk memilih antara membaca atau tidur, maka pilihan terakhir pasti yang akan saya pilih ๐Ÿ˜‚๐Ÿคฃ

Tetapi pada saat mendapat surel untuk menjadi relawan pada acara ini, saya mencoba mengisi pertanyaan agar dapat berpartisipasi dan menepati janji agar membaca paling tidak 1 lembar setiap hari.

1 minggu sebelum acara, para relawan yang terpilih dikumpulkan untuk briefing singkat mengenai tujuan acara, bertempat di Gedung Indosat Jl. Medan Merdeka Barat no. 21 Jakarta Pusat. Kami dibagi dalam beberapa grup yang akan bertugas pada gerbong kereta dari stasiun Kota menuju stasiun UI.

Tanggal 23 April 2017, kami berkumpul di stasiun Kota untuk mendengarkan beberapa kata sambutan. Dimulai dari ketua acara, Kepala Stasiun Kota dan PJ Gerbong.

Relawan keREADta + Kepala Stasiun Kota

Saya bergabung dengan para relawan yang bertugas di gerbong 4. Teman-teman ini adalah relawan atau penggiat literasi pada komunitas di daerah mereka tinggal. Salut kepada mereka yang bersedia meluangkan waktu untuk berbuat hal baik.

img_2843
Relawan gerbong 4
Dalam gerbong 4
Relawan gerbong 4
Buku yang menemani selama perjalanan

Setelah sampai di stasiun UI, acara dilanjutkan dengan bincang-bincang dengan narasumber penggiat literasi. Mereka terdiri dari editor, pengarang buku, pengiat komunitas literasi dan BCA sebagai salah satu penyelenggara gerakan donasi Buku Untuk Indonesia.

Bersama Butet Manurung - penggiat sekolah Rimba
Bersama Saur Marlina Manurung a.k.a Butet Manurung
img_2842-1
Narasumber bincang-bincang

Buku yang saya dan teman-teman baca, kemudian dapat disumbangkan untuk gerakan tersebut atau juga bisa menyumbang dalam bentuk uang tunai melalui link ini yang kemudian akan dibelikan buku bacaan untuk beberapa perpustakaan di daerah terpencil.

Senang rasanya bisa berbuat sesuatu, yang mungkin kecil artinya buat saya tetapi semoga bisa bermanfaat untuk yang lainnya.

Ayo mulai membaca setiap hari !

Farewell


the day finally arrived.

Seperti rangkaian perhiasan yang putus karena waktu seperti itulah rasanya beberapa hari ini. Berteman dalam kurun waktu yang cukup lama, akhirnya dia harus kembali dan mencari tempat kerja yang baru di negara lain. Selama 1 minggu terakhir, kami berbincang dengan cukup serius dengan bercampur rasa sedih. Masih ada selang waktu 3 hari kedepan sebelum akhirnya kami benar-benar harus berpisah dengan jarak yang berjauhan.

Teringat kembali beberapa tahun yang lalu, ketika dia datang sebagai salah satu tenaga kerja di perusahaan yang bergerak dalam bidang kerja yang sama dengan saya. Tidak ada yang istimewa dibandingkan dengan pendahulunya dan saya tidak merasakan hal yang aneh ketika pertama kali bertemu.

“hi, my name is..”, itu adalah awal perkenalan kami pada saat dia datang ke lokasi kerja saya bersama dengan pendahulunya dan banyak yang harus kami pelajari agar bisa berkomunikasi dengan baik.

Beberapa kali bertemu karena pekerjaan membuat saya merasa cocok dan akhirnya kami merasa nyaman untuk ย berteman.

Saya menyebutnya teman pagi hari dan rasanya menyenangkan sekaligus menenangkan setelah bertukar kabar setiap pagi. Hanya berupa pesan singkat, walaupun kadangkala siang hari juga bertukar pesan mengenai pekerjaan yang tidak bisa saya kerjakan dan perlu saran darinya. Tidak semua masalah bisa diselesaikan, tetapi paling tidak saya mendapat masukan bagaimana seharusnya hal tersebut bisa diuraikan. Karena seperti katanya, I always ask him like he could help me everytime … Ya iyalah, apa guna dan manfaat dia jika tidak bisa membantu saya ๐Ÿ˜œAgree !

Sekali waktu kami pernah bertengkar cukup lama yang membuat saya selama 1 minggu absen bertukar pesan dan menghapus namanya dari daftar kontak. Waktu itu rasanya kesal, tapi setelah dipikirkan saat ini rasanya kekanakan sekali. Tidak teringat lagi mengapa kami bertengkar, tapi sejak itu kami tidak pernah melakukan hal yang menyebabkan kami tidak bertukar pesan pagi. Hahahahaha a moodbooster is more important than argue or fight…

Pesan pagi akan terhenti sejenak ketika kami tidak bekerja dan hari libur lebaran, karena memang pertemanan kami bermula dari hubungan kerja dan itu sesuai dengan jadwal kerja kami berdua. Kadang ada pengecualian yang biasa terjadi ketika kami berjauhan karena salah satu dari kami pergi berlibur di hari kerja.

Seperti pada tahun lalu, ketika saya mengikuti kegiatan Kelas Inspirasi di Yogyakarta selama 4hari dan dia juga sedang berlibur kesalah satu tempat di Indonesia. Kami hanya saling memberi kabar bahwa semua baik danย  balik bekerja setelah liburan yang berarti pesan pagi akan kembali lagi ke jadwal semula ๐ŸŒž๐Ÿ˜Š

Hari ini, kami bertemu untuk terakhir kali sebelum dia pergi. Sedih iya..tapi kami tidak mau berlama-lama mengingat kesedihan. Makan, saling mendengarkan cerita dan tertawa bersama lebih berharga untuk dijadikan kenangan dibanding menangis ๐Ÿ˜Š

Or do a funny thing like,

“If i miss you next week, how?”

“You can whatsapp and i’ll reply”

Hahaha ๐Ÿคฃ๐Ÿ˜‚

Good bye and good luck. Thanks for being my morning friend and wait me if there is a chance in future to visit yr new country ๐Ÿ˜ž

The special day

Tiap tahun ada saja hari yang dianggap istimewa ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜€

Mulai dari hari lahir, hari kelulusan, hari pertama kali bekerja, hari pertama terima gaji, hari jadian ๐Ÿ˜œ…hari pernikahan sampai hari kematian orang yang kita sayangi ….

Kalau dihitung-hitung mungkin bisa lebih dari 30 hari dan itu tidak termasuk hari istimewa yang kadang terlupakan karena terlalu banyak ๐Ÿ˜‚

Tapi tahun ini, 2017 adalah tahun yang merupakan tahun dimana hari istimewa itu sangat terasa TERISTIMEWA ๐Ÿ˜Š karena tahun ini mama saya genap berusia 70 tahun dan alhamdulillah beliau masih diberi kesehatan yang baik.

 


Kali ini mama ingin merayakan ulang tahunnya dengan sedikit meriah bersama-sama dengan anak, menantu serta cucu-cucunya. Perayaan ulang tahun mengambil tempat di restaurant Seafood Rakyat Cipondoh, karena mama ingin makan bersama yang agak berbeda.

Kami memesan tempat untuk 12 orang dengan bermacam masakan seafood seperti kerang, kepiting, ikan, cumi-cumi serta sayuran hijau. Semua menikmati masakan yang ada dan tampak senang terutama mama yang terlihat gembira dikelilingi oleh anak, menantu serta cucu-cucunya.

Doa kami untuk mama tersayang, semoga selalu diberi kesehatan dan dapat menikmati hidup yang berbahagia bersama kami semua.

Selamat ulang tahun Mama yang ke-70 !

 

 

Kuala Lumpur

Setelah menempuh perjalanan sekitar 3.5jam dari Sri Lanka, tibalah saya di KLIA2 Malaysia untuk kunjungan singkat sebelum kembali kerutinitas di Indonesia ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜€

Sebelumnya saya sudah berkunjung ke Melaka, maka kali ini hendak melihat ibukota negara Malaysia sebagai tujuan wisata.

Keluar dari imigrasi bandara, bergegas mencari kereta untuk bertemu Anisa di tempat penginapannya, daerah Petaling. Stasiun tujuan adalah Pasar Seni dan cukup membeli token untuk digunakan naik kereta.

Anisa telah menginap 1 malam di Kuala Lumpur, selanjutnya disebut KL dan bepergian ke tempat wisata . Kami membuat janji untuk pindah lokasi penginapan setelah saya sampai di KL.

Nama penginapannya adalah ย Hostel Mingleย yang saya dapatkan dari airbnb. Tempatnya menarik karena merupakan bangunan tua yang direnovasi untuk penginapan.

Saya sempat mengambil gambar di hostel ini dan makin menarik ketika mendapati pegawai yang melayani sangat ramah ๐Ÿ˜

hostel Mingle KL
hostel Mingle KL
img_2315
hostel Mingle KL

Usai meletakkan barang bawaan, kami melanjutkan tujuan wisata keliling KL dengan menggunakan bis gratis “goKL”. Cukup naik dari halte bis yang terletak tidak jauh dari tempat menginap.

Tujuan pertama adalah KL Tower ๐Ÿ˜Ž๐Ÿ˜‚


Berlanjut ke Menara Kembar Petronas yang sayangnya terlalu ramai karena menjelang tahun baru Imlek. Dan kami cukup puas melihat suasana taman kota di dekat Menara Kembar Petronas ๐Ÿ˜‰

 


Bersama Anisa, waktu terasa berlalu cepat dan kami harus kembali ke penginapan dengan menggunakan bis karena sudah menjelang senja.

Setelah cukup beristirahat, kami mencoba berkeliling di sekitar penginapan menikmati malam di KL ๐Ÿ˜Š๐Ÿ‘ฉโ€๐Ÿ‘ง

Kuala Lumpur


Kuala Lumpur


Kuala Lumpur
Kuala Lumpur


Dan diakhiri dengan makan malam di penginapan karena sudah terlalu larut dan lelah ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜€

Rooftop hostel Mingle, KL

Terbangun dipagi hari untuk bersiap menuju bandara KLIA1 menuju Jakarta. Sepanjang perjalanan, mengucap syukur karena wisata kali ini lumayan lancar walau sedikit kendala yang membuat kenangan menjadi lebih berwarna.

Next destination is Nepal….. mari menabung dan semoga sehat selalu !

 

Melaka

 

Perjalanan dimulai dengan rute Jkt – Kul – CMB – Kul – Jkt. Rute ini dipilih karena harga tiket yang lumayan murah dibandingkan harus mengambil penerbangan langsung ke Sri Lanka. Dan sengaja saya pilih untuk menginap semalam di KL agar bisa menyempatkan pergi ke kota Melaca sebelum lanjut ke negara tujuan Sri Lanka.

img_2197
hasil pencarian tiket sejak 3 bulan lalu ๐Ÿ˜‰

Perjalanan dari bandara Soekarno Hatta menuju KLIA1 lancar dan memakan waktu sekitar 2jam saja dengan menggunakan maskapai penerbangan KLM. Maskapai ini dipilih selain waktu penerbangan yang cocok dengan jadwal cuti kantor juga karena lebih murah dibandingkan dengan maskapai lainnya dan mendapatkan makanan dalam penerbangan yang memang saya cari untuk menghemat pengeluaran.

Pengganjal sementara ๐Ÿ˜‹

Tiba di KLIA1, sangat takjub karena bandaranya sangat luas dan agak sukar mencari lokasi lokasi imigrasi walaupun sudah bertanya kepada bagian informasi. Ya sudahlah….. lebih baik mencari tempat beristirahat untuk melepas kantuk karena jam kedatangan sudah menunjukkan pukul 10.30 malam dan saya baru bisa pergi ke Melaka besok pagi dengan menggunakan bis umum. Setelah membaca papan petunjuk soal tempat beristirahat, ditemukanlah lounge Samsung di lantai 2 depan surau untuk melepas lelah. Banyak juga saya lihat orang-orang menunggu di tempat itu untuk sekedar menunggu waktu transit ataupun seperti saya yang beristirahat sampai pagi menjelang. Lumayan ramai dan saya merasa aman untuk tidur sampai pagi ๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜ด

Saat pagi datang, saya mencari kamar mandi untuk membersihkan diri sekaligus shalat Subuh sebelum pergi ke tujuan selanjutnya, Melaka. Setelah selesai, bergegas naik kereta ekspress menuju KLIA2 karena lokasi bis ada di sana. Keretanya bagus dan bersih, tidak dipungut biaya alias Gratis …

Menuju kantor imigrasi dan keluar menuju lantai dasar KLIA2 tempat tujuan bis luar kota. Harga tiket menuju Sentral Melaka hanya RM.20.00 dan perjalanan memakan waktu 2jam dengan menggunakan bis yang telah ditunjuk. Tempat tunggu bis cukup bersih dan tidak terlihat calo-calo yang memaksa penumpang untuk membeli tiket, hanya terdapat beberapa orang yang menanyakan tujuan penumpang dan kemudian menunjukan loket tiket masing-masing bis dengan harga tiket serta waktu pemberangkatan tertera di tiap kaca loket penjualan. Rapi dan sangat mengesankan untuk saya.

Saya tertidur sepanjang perjalanan karena lelah dan pemandangan sepanjang jalan hanya jalan tol serta pohon kelapa sawit di kiri kanan jalan. Menjelang sampai di Sentral Melaka saya terbangun dan bersiap untuk turun. Sentral Melaka adalah semacam terminal bis pusat kota. Disini bisa dijumpai tujuan luar kota yang bisa dicapai dengan menggunakan bis umum, seperti tujuan Seremban, Penang, Kinibalu dan lainnya. sedangkan untuk tujuan domestik dilayani oleh bis Panorama dengan nomor bis pada bagian depan.

Karena tujuan saya adalah kota Melaka, maka saya menggunakan bis Panorama no. 17 dan membayar RM.2 dengan pemberhentian Red Square. Sepanjang perjalanan saya banyak melihat aktifitas warga kota di pagi hari karena hari itu bukan hari libur. Jalanan cukup ramai walau tidak sampai macet sekali. Di dalam bis tidak ada kondektur, jadi setiap penumpang langsung membayar kepada supir dan dia akan memberikan karcis sebagai tanda pembayaran. Tertib dan tidak ada yang menggerutu jika harus lama menunggu penumpang selesai membayar karcis.

Sampailah saya di Red Square setelah perjalanan selama 1 jam. Hahahaha baru paham kenapa dinamakan Red Square, karena gedung-gedung di sekitar jalan tersebut dicat warna merah terakota. Dimulai dari jam besar, kolam dengan air mancurnya, gedung pemerintahan, museum muda sampai dengan gereja katolik semua berwarna merah terakota.

 

Clock Tower Melaka
pusat kota Melaka
becak hias untuk berkeliling kota Melaka
img_2233
Muzium Belia, Melaka Malaysia
gereja katolik Melaka
sungai yang membelah kota Melaka

 

img_2220
mesjid di Jalan Kling, Melaka
Melaka
img_2228
sewa sepeda keliling Melaka
img_2229
Melaka

Puas berkeliling Melaka, saya menunggu bis untuk kembali ke Terminal Sentral Melaka karena jadwal penerbangan ke Sri Lanka pada malam hari 09.00 dan memerlukan waktu yang cukup lama untuk menuju KLIA2. Bis yang ditunggu tidak kunjung datang dan saya mulai was-was melihat waktu berjalan. Hampir 1,5 jam kemudian bis baru datang dan segera saya naik dengan hanya cukup membayar RM1.50

Tiba di Terminal Sentral Melaka, tidak ada bis yang langsung berangkat dan harus menunggu jadwal selanjutnya..๐Ÿ˜ฐ๐Ÿ˜“

Mulailah jantung berdebar kencang karena jika tidak tiba di KLIA2 tepat waktu, maka jadwal keberangkatan ke Sri Lanka terancam gagal. Setibanya bis di terminal, saya mulai berdoa dalam hati agar jalanan tidak macet dan bisa sampai di bandara sesegera mungkin ๐Ÿ˜‡

Pfuihhh………….. ย ๐Ÿ˜–๐Ÿ˜ฐ ย hanya bersisa waktu 50menit sebelum pesawat berangkat. Lari secepat yang dimungkinkan untuk menuju loket penukaran e-tiket dengan boarding pass dan nyaris ditolak karena waktunya sudah mepet walau akhirnya saya bisa berangkat dengan segala drama yang bisa dibaca di blog saya dengan judul Sri Lanka.

Bye Malaysia and welcome Sri Lanka ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜

Omamuri

ใŠใฏใ‚ˆใ†ใ”ใ–ใ„ใพใ™….selamat pagi …. good morning

Bermula dari pekerjaan sejak awal tahun lalu yang mengharuskan berhubungan dengan klien dari negara matahari terbit, maka mau tidak mau harus belajar kebiasaan mereka agar bisa beradaptasi ๐Ÿ’ช๐Ÿป๐Ÿ˜Š

Setiap klien datang berkunjung ke negara saya, mereka selalu membawa hadiah kecil untuk saya sebagai ucapan terima kasih. Terkadang kue-kue kecil dalam kaleng lucu, coklat, dan yang paling terbaru yaitu omamuri.

Omamuri berasal dari kata mamoru “ๅฎˆใ‚‹” yang artinya melindungi atau memberi perlindungan. Biasanya omamoriย ย dibuat dari kain yang dijahit dengan bentuk kotak, memiliki tali yang berfungsi sebagai pengait dan memiliki aksara berisi doa dari dewa tempat omamuri berasal.

Omamuri ini diberikan oleh Ichihara-san dan berasal dariย Kuil Koami, Tokyo. Lokasi kuil ini dekat dengan kantor kerja dia, jadi mudah untuk dicapai jika tahun depan harus kembali lagi katanya ๐Ÿ˜Š

Yaku Yoke ๅŽ„้™ค

Kotsu Anzan ไบค้€šๅฎ‰ๅ…จ

Omamuri dari kuil Kaomi akan berbeda dengan kuil lainnya, karena setiap kuil mempunyai dewa tersendiri yang akan memberikan perlindungan pada setiap omamuri yang ada.

Kuil Kaomi
Kuil Kaomi

Kuil Kaomi atau biasa disebut Koami Jinja adalah kuil Shinto. Shinto adalah agama mayoritas di Jepang, walaupun ada juga omamuri yang ย dapat dibeli di kuil Budha. Koami Jinja mempunya dewi pelindung, Benzaiten yang merupakan dewi seni dan kesehatan. Jadi setiap omamuri dari Koami Jinja sudah diberkati oleh Benzaiten sebelum dibawa pulang oleh para pengunjung kuil.

Yang saya baca dari wikipedia, jenis omamuri banyak sekali dan karena saya hanya meminta perlindungan yang umum saja, maka 2 omamuri iniย  sudah mewakili,

  • Yaku Yoke ๅŽ„้™คย ย ย ย  berarti perlindungan dari segala gangguan jahat.
  • Kotsu Anzan ไบค้€šๅฎ‰ๅ…จย  berarti keselamatan dalam perjalanan.

Menurut keterangan yang saya dapat dari Ichihara-san, omamuri tidak boleh dibuka atau akan kehilangan keampuhannya dan hanya dapat bertahan selama 1 tahun. Tahun berikutnya, omamuri harus dikembalikan untuk dibakar di kuil tempat dia berasal dan diganti dengan yang baru.

Omamuri dapat digantung pada tas, dompet ataupun kaca spion mobil sesuai dengan jenis omamuri itu sendiri.

Lepas dari masalah percaya atau tidak, saya menganggap omamuri ini adalah doa dari seorang teman untuk keselamatan saya. Setiap doa yang diucapkan adalah berkah yang harus disyukuri.

Domo arigato ใฉใ†ใ‚‚ ใ‚ใ‚ŠใŒใจใ†, Ichihara-san ๐Ÿ˜

Colombo

Good morning,

terbangun karena bunyi alarm dari gadget, mengumpulkan jiwa serta raga. Dengan takjub memandang dari jendela kamar hotel Mirage dan mengucap syukur kalau saya selamat sampai di LK tanpa kendala (walau nyaris tidak bisa berangkat dari KLIA2 ). Bergegas untuk menjumpai teman seperjalanan, JK yang akan tiba beberapa saat lagi.

JK adalah teman virtual saya yang telah berkawan dalam jangka waktu cukup lama. Dia akan transit perjalanan dari Qatar menuju kampung halamanya di Kerala. Dan sesuai dengan waktu yang telah disepakati, dia datang dan kami merencanakan untuk sarapan bersama sebelum memulai eksplorasi kota Colombo. Menu sarapan pagi terdiri makanan lokal LK dan beberapa makanan barat. Karena sudah terbiasa untuk mencoba masakan lokal jika bepergian, maka saya mencoba menu LK dan sungguh lezat walaupun rasa rempah-rempah cukup terasa.

lokasi sarapan pagi di hotel yang bersisian dengan pantai dan rel kereta api

Setelah selesai sarapan, kami merencanakan pergi ke Colombo dengan menggunakan taxi. Hahahaha jangan dibayangkan taxi seperti yang kita lihat di brosur kota besar. Yang dimaksud taxi disini adalah sejenis angkutan bajaj roda 3 dan menggunakan argo layaknya taxi. Pengemudi taxi ramah dan bisa berbahasa Inggris dengan baik.

Kami diajak berkeliling kota Colombo, dimulai dengan menikmati pantai di Colombo, menikmati bangunan bersejarah yang menjadi ikon kota Colombo, melintasi pasar tempat para penjual dan pembeli berinteraksi, kuil sederhana di sudut jalan serta mencoba memasuki mall yang terkenal di Colombo.

Colombo
salah satu jalan raya Galle, Colombo
 

kuil kecil di sudut jalan
penamaan jalan dalam 3 bahasa

Kota Colombo termasuk bersih, jarang ditemukan tumpukan sampah dipinggir jalan ataupun debu beterbangan walaupun suhu udara cukup lumayan terik.Tidak ditemukan juga pengemis ataupun tukang parkir yang biasa saya temui seperti di negara saya.

Sore menjelang dan kembali ke hotel untuk bersiap-siap menghadiri jamuan makan malam atas undangan Ashraff di restaurant yang terkenal di Colombo, Upali’s by Nawaloka. Ashraff dan istri menjemput di lobby hotel jam 09.00 malam.

http://www.upalis.com/colombo
Restaurant ini sangat terkenal di Colombo, menyajikan masakan asli Sri Lanka dengan konsep modern. Saya mencicipi masakan yang dipilih oleh Ashraff dari mulai makanan pembuka, makanan utama, makanan penutup sampai rasanya perut penuh. Cita rasa masakan Sri Lanka hampir mirip dengan masakan India yang penuh dengan cita rasa rempah yang saya sukai.

sambol
String hoppers
egg hoppers
wattalappan
Hampir tengah malam saya baru kembali dari makan malam yang menyenangkan, tidak ada interupsi oleh gadget ataupun membicarakan masalah pekerjaan. Sepenuhnya menikmati makan malam bersama dengan teman yang menjadi tuan rumah yang sangat baik dan ramah selama di Colombo. Thanks a lot Ashraff ๐Ÿ˜Šโค

Keesokan pagi adalah hari terakhir di Colombo sebelum bertolak ke Kuala Lumpur. Dan masih ada 1 hari bersama Ashraff untuk mengunjungi pabrik pembuatan kancing. Karena rasanya menyenangkan untuk bisa menambah pengetahuan dalam bidang pekerjaan yang saya tekuni saat ini, maka tawaran dari Ashraff saya terima.

Pabrik cukup jauh lokasinya dari Colombo, dan saya sekaligus keluar dari hotel untuk langsung pergi ke bandara setelah selesai kunjungan dari pabrik kancing. Ashraff meminta saya untuk mampir ke kantornya untuk melihat bisnis yang dia kerjakan selama ini. Berlokasi di tengah kota, saya berkesempatan untuk masuk ke kantornya di M.Y. & Union dan berdiskusi dengan beberapa orang yang selama ini hanya saya kenal melalui surel. Perjalanan dilanjutkan menuju lokasi pabrik kancing di daerah Dekatana.

Sepanjang perjalanan banyak ditemui penjual kelapa gading untuk diminum. Saya sempat mencicipi dan sangat enak diminum di tengah cuaca yang cukup terik. Kebanyakan penjual kelapa adalalah ibu-ibu yang disebut oleh Amee oleh Ashraff, yang artinya adalah ibu. Sampai di lokasi pabrik kancing, saya diajak berkeliling dan diberikan penjelasan cara proses pembuatan kancing sejak dari pemesanan sampai pengiriman. Sangat menarik dan menambah wawasan pengetahuan.

Jam makan siang di pabrik kancing, lagi-lagi saya dijamu makanan Sri Lanka yang lezat. Dimulai dari nasi yang mirip nasi biryani, kari ayam, buah nanas dan semangka yang merupakan buah yang sering disajikan dalam tiap kesempatan sampai dengan teh susu yang amat sangat saya sukaiiiii…. Pasti berat badan akan bertambah setelah kembali dari Sri Lanka…๐Ÿ˜‚๐Ÿ˜

Setelah selesai, saya kembali ke Colombo dan bersiap-siap diantar ke bandara untuk terbang ke tujuan selanjutnya, Kuala Lumpur.

Terima kasih, Ashraff atas semua keramahtamahan selama saya berada di Sri Lanka. Seperti kata dia, seharusnya saya lebih lama tinggal disini agar bisa melihat Sri Lanka secara keseluruhan dan menikmati semua makanan lokal yang pasti akan membuat saya bertambah gendut ๐Ÿ˜๐Ÿ˜˜

Saya akan kembali suatu saat lagi ke Sri Lanka, janji saya dalam hati dalam pesawat menuju Kuala Lumpur….โ˜บ๏ธ

Colombo merupakan kota penuh kenangan untuk saya, itu sudah PASTI !

 

 

 

 

De Liza, Toko roti dan kue

Pagi kemarin, tetiba salah satu teman di pekerjaan saya menelpon dan mengajak saya untuk ikut acara seminar bisnis online di toko kue. Karena kebetulan lokasi tidak jauh dari rumah, maka saya menyanggupinya dan ditambah lagi acaranya GRATIS ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜€

Bukan soal seminarnya yang menarik untuk saya datangi, tapi soal teman yang berani berhenti bekerja dan memulai usaha untuk hidup yg lebih baik.

Acaranya diadakan berbarengan dengan pembukaan hari pertama Toko roti dan kue De Liza tanggal 11 Februari 2017 jam 09.00 – 11.00 di Jl. KSR Dadi Kusmayadi no. 1 Pajeleran Kel. Sukahati Cibinong.

Saya datang lebih awal dan bertemu dengan pemilik Toko roti dan kue De Liza, mba Eli. Mendengarkan cerita awal mula dia membangun usaha roti dan kuenya bersama dengan adik kandungnya. Mba Eli bertugas di bagian pemasaran dan adiknya di bagian produksi. Mereka memulai usaha dari berjualan di tenda pinggir jalan, menawarkan dari pintu ke pintu, pindah tempat usaha karena lahan usahanya tidak diperpanjang masa kontrak oleh pemiliknya sampai dengan saat ini mampu menyewa 1 ruko sebagai tempat usaha.Di lantai bawah diletakan rak-rak yang berisi kue serta roti yang lezat.

rak-rak kue basah

 

aneka macam puding, pie dan kue tart
so yummie

Harga kue serta roti bervariasi dan tidak menguras dompet tentunya. Dan menurut mba Eli, beberapa makanan adalah titipan dari teman-temannya yang ikut dijual di tokonya.

Di lantai atas, adalah ruang kosong yang nantinya akan menjadi tempat kumpul untuk bersantap dengan konsep yang menarik.

Saat saya datang, sudah disiapkan bangku-bangku untuk acara seminar bisnis online. Ada sekitar 25 orang yang mendaftar dan oleh Toko kue dan roti, De Liza para peserta diberi makanan kecil, notes dan makan siang secara gratis ๐Ÿ’ƒ๐Ÿฟ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜

Setelah selesai acara seminar bisnis online, masih dilanjutkan diskusi dengan mba Eli yang membuat saya dan teman-teman mempunyai impian lain untuk belajar usaha sendiri disamping pekerjaan utama sebagai karyawati.

Semoga kami, Rani, mba Vera dan saya, bisa mengikuti jejak mba Eli untuk berani belajar lagi.

Terima kasih untuk ilmu dan nasihatnya hari ini, mba Eli. semoga Toko kue dan roti De Liza semakin maju dan bermanfaat untuk sekitarnya.

Aamiin