Farewell


the day finally arrived.

Seperti rangkaian perhiasan yang putus karena waktu seperti itulah rasanya beberapa hari ini. Berteman dalam kurun waktu yang cukup lama, akhirnya dia harus kembali dan mencari tempat kerja yang baru di negara lain. Selama 1 minggu terakhir, kami berbincang dengan cukup serius dengan bercampur rasa sedih. Masih ada selang waktu 3 hari kedepan sebelum akhirnya kami benar-benar harus berpisah dengan jarak yang berjauhan.

Teringat kembali beberapa tahun yang lalu, ketika dia datang sebagai salah satu tenaga kerja di perusahaan yang bergerak dalam bidang kerja yang sama dengan saya. Tidak ada yang istimewa dibandingkan dengan pendahulunya dan saya tidak merasakan hal yang aneh ketika pertama kali bertemu.

“hi, my name is..”, itu adalah awal perkenalan kami pada saat dia datang ke lokasi kerja saya bersama dengan pendahulunya dan banyak yang harus kami pelajari agar bisa berkomunikasi dengan baik.

Beberapa kali bertemu karena pekerjaan membuat saya merasa cocok dan akhirnya kami merasa nyaman untuk  berteman.

Saya menyebutnya teman pagi hari dan rasanya menyenangkan sekaligus menenangkan setelah bertukar kabar setiap pagi. Hanya berupa pesan singkat, walaupun kadangkala siang hari juga bertukar pesan mengenai pekerjaan yang tidak bisa saya kerjakan dan perlu saran darinya. Tidak semua masalah bisa diselesaikan, tetapi paling tidak saya mendapat masukan bagaimana seharusnya hal tersebut bisa diuraikan. Karena seperti katanya, I always ask him like he could help me everytime … Ya iyalah, apa guna dan manfaat dia jika tidak bisa membantu saya 😜Agree !

Sekali waktu kami pernah bertengkar cukup lama yang membuat saya selama 1 minggu absen bertukar pesan dan menghapus namanya dari daftar kontak. Waktu itu rasanya kesal, tapi setelah dipikirkan saat ini rasanya kekanakan sekali. Tidak teringat lagi mengapa kami bertengkar, tapi sejak itu kami tidak pernah melakukan hal yang menyebabkan kami tidak bertukar pesan pagi. Hahahahaha a moodbooster is more important than argue or fight…

Pesan pagi akan terhenti sejenak ketika kami tidak bekerja dan hari libur lebaran, karena memang pertemanan kami bermula dari hubungan kerja dan itu sesuai dengan jadwal kerja kami berdua. Kadang ada pengecualian yang biasa terjadi ketika kami berjauhan karena salah satu dari kami pergi berlibur di hari kerja.

Seperti pada tahun lalu, ketika saya mengikuti kegiatan Kelas Inspirasi di Yogyakarta selama 4hari dan dia juga sedang berlibur kesalah satu tempat di Indonesia. Kami hanya saling memberi kabar bahwa semua baik dan  balik bekerja setelah liburan yang berarti pesan pagi akan kembali lagi ke jadwal semula 🌞😊

Hari ini, kami bertemu untuk terakhir kali sebelum dia pergi. Sedih iya..tapi kami tidak mau berlama-lama mengingat kesedihan. Makan, saling mendengarkan cerita dan tertawa bersama lebih berharga untuk dijadikan kenangan dibanding menangis 😊

Or do a funny thing like,

“If i miss you next week, how?”

“You can whatsapp and i’ll reply”

Hahaha 🤣😂

Good bye and good luck. Thanks for being my morning friend and wait me if there is a chance in future to visit yr new country 😞

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s